Cara Menyiapkan SHP untuk AMDALNET
SHP (Shapefile) adalah format data spasial yang digunakan dalam AMDALNET. Berikut cara menyiapkannya.
Persyaratan Dasar
- Format file: SHP (dengan file .shp, .shx, .dbf)
- Sistem koordinat: UTM (Universal Transverse Mercator)
- Struktur layer sesuai ketentuan
Layer yang Diperlukan
Tapak Proyek
Layer ini menggambarkan batas kegiatan. Berisi polygon area kegiatan.
Titik Kelola
Lokasi pengelolaan dampak lingkungan. Berisi point data.
Titik Pantau
Lokasi pemantauan lingkungan. Berisi point data.
Area Kelola
Area pengelolaan dampak. Berisi polygon data.
Area Pantau
Area pemantauan. Berisi polygon data.
Langkah-langkah
1. Siapkan Data Koordinat
Koordinat dapat berasal dari GPS, Google Earth (KML), atau peta digital.
2. Konversi ke SHP
Gunakan QGIS atau alat konversi untuk mengubah KML/KMZ menjadi SHP.
3. Periksa Proyeksi
Pastikan sistem koordinat sudah UTM. Gunakan EPSG:32749 (UTM zone 49S) untuk Indonesia bagian barat.
4. Validasi Geometri
Periksa tidak ada geometri yang corrupt atau overlapping.
5. Lengkapi Atribut
Isi atribut yang diperlukan sesuai ketentuan AMDALNET.
6. Buat ZIP
Kumpulkan file SHP, SHX, DBF, dan PRJ dalam satu folder, lalu zip.
Kesalahan Umum
- Proyeksi salah atau tidak konsisten
- Atribut tidak lengkap
- Geometri tidak valid (self-intersect, gap)
- Layer tidak sesuai ketentuan
- File SHP terpisah tidak lengkap
Butuh bantuan menyiapkan SHP AMDALNET? Kami menyediakan jasa pembuatan dan validasi SHP. Hubungi melalui WhatsApp.